Rabu, 21 Desember 2016

Kepada Lelaki Tepat Waktu

BismiLlahirrahmanirrahim,
Assalamualaykum..
Karena mendoakanmu layaknya mengayuh sebuah sepeda, perlahan.. kau kan 'tiba di waktu yang tepat.. 
 
Sedang kisah yang tercerita selama ini terdengar oleh-Nya, rindu itu mengangkasa.. doa yang berbisik kala sujud pun melangit.. 

Ia Maha Mendengar, pasti. Namun, Ia masih menguji kesabaran, menguji kebulatan tekad.. menyiapkan aku agar siap untuk menjadi seorang istri, bukan sekedar keinginan untuk menggenap. Hingga akhirnya, ia menghadirkan sosokmu, meski Mitsaqon Ghaliza belum terucap, tepat ketika istikhoroh panjangku..